Bismillahirrohmanirrahim..
InsyaaAllah fa bakal berusaha buat tulisan tentang kakek...
kakek adalah orang tua dari mama, kakek termasuk salah seorang yang urfa kagumi semangat juangnya, girah dakwahnya, dan kokoh pendiriannya
Kakek adalah sosok yang selalu diceritakn oleh mama sejak fa kecil, sosok pahlawan yang digambarkan oleh mama kepada kami anak-anaknya...
dengan senyuman dan beberapa tangisan dan genangan air mata mama terus menceritakan kakek
Jadi mari kita mulai kisah ini... semoga bisa menjadi penyemangat bagi pembaca ataupun diri pribadi
KH. Mahyudin Majid lahir pada tahun 1924 yang masih dikatakan tahun penjajahan masa itu,
beliau lahir di Desa kecil di bukit barisan " Kerinci "
nama daerahnya lebih tepat " Tanjung Pauh Mudik, Kerinci ",
desa yang terhampar luas sawah dan bukit nya, Hawa pagi siang dan malamnya yang sejuk dan menyejukkan
dekat dari danau yang menjadi sumber kehidupan rakyat disana.. Danau Kerinci
dan dengan pemandangan alam yang sangat indah,
desa di kaki gunung kerinci itu sangat menyejukkan...
Sungguh sangat indah
Beliau anak pertama dari 7 bersaudara, dengan tanggungjawab anak pertama beliau menjadi dewasa di usua kanak-kanak...
Keluarga beliau adalah keluarga yang sederhana dan masih tradisional, untuk sekolah dan lainnya pada masa itu, di kampung itu tidak lah terlalu penting, ditambah lagi kondisi penjajahan yang memaksa penduduknya tidak terlalu mencintai ilmu
Namun K.H Mahyudin Majid ini adalah seseorang yang mencintai ilmu, dan sangat mencintainya, sehingga semangat menuntutnya pun sangatlah tinggi, beliau mencari ilmu kemana saja, sampai di negeri minang tepat nya Padang Panjang
Yapp Padang Panjang
Pada masa itu tidak semua orang boleh bersekolah, tidak semua bisa bersekolah, namun jarak Kerinci-Padang Panjang tetap beliau tempuh dengan transportasi seadaanya dengan bekal semangat dan kepercayaan akan Tuhan, hal itu lah yang menjadi bekal beliau sehingga dapat menuntut ilmu di Ranah Minang
Beberapa tahun mengemban Ilmu di sana, akhirnya beliau kembali ke kampung halaman nya dengan niat "Berdakwah" dan meneruskan Ilmu nya, serta menccerdaskan Ummat
Setelah kembali dari menumtut ilmu, beliau mulai aktif pada kegiatan kegiatan di kampungnya dan juga bekerja untuk mencukupi kehidupan diri dan keluarga....
lagi-lagi beliau anak pertama..
Beberapa tahun di Kerinci..
Akhirnya beliau diutus ke daerah kalimantan tepatnya Borneo
beliau di utus kesana oleh para Ulama dan gurunya untuk berdakwah
dengan pertimbangan beliau dan keluarga, beliau memutuskan untuk meneruskan dakwah ini
beliau berangkat ke TANAH BORNEO.....
Begitulah perjuangan beliau dimulai...
Next...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar