Menjadi fatimah dan Ali adalah yang sangat diinginkan
karna bersama dalam visi misi sama terutama dijalan dakwah adalah kondisi ideal dalam fikiran kita
menjalaninya juga seakan berjalan bersama menuju syurga
sangat indah
walau berat akan terasa ringan jika bersama dijalan dakwah dengan teman juang dengan visi juang yang sama pula
Layaknya Siti Khadijjah dan Rasulullah,
Fatimah azzahra dan Ali bin Abi Thalib,
Siti Hajar dan Nabi Ibrahim
serta ikhwan akhwat lain yang bersama diajalan dakwah berliku ini..
begitulah gambaran Masa depan yang kita inginkan..
Lalu seseorang bertanya kepada fa
" jika tidak mendapatkan seorang ikhwah bagaimana kak ?"
" kakak harus sama yang dakwahnya kenceng juga ga ka ? "
" takut bangett ga sih fa kalo dapat yang enggak ? "
sejenak fa terdiam, dan menghela nafas
sejenak beristighfar dan mengucap basmallah
" Bismillah..., siapa sih yang ga pengen dapet pasangan yang bisa bersama berjuang, apalagi bersama berjuang di jalan dakwah yang kita ketahu sangat berat ini..., siapa sih yang ga pengen..."
" Namun..., jika naudzubillah hal itulah yang ditakdirkan untuk kita, maka fa sudah pernah berdoa ke Allah, sudah pernah ngejelasin kondisi selemah apa fa ini.., lalu meminta yang terbaik menurut Allah..., dan jika akhirnya naudzubillah dapet nya bahkan mungkin yang tidak pro terhaddap dakwah, atau mungkin tidak terlibat dalam jamaah, maka... fa meminta agar Allah kuatkan urfa, mampukan urfa'"
" karna pasanagn itu sifatnya beersyukur dan bersabar, disitu lah nilai dari kata ikhlas "
" karna yang bisa kita atur itu adlah diri kita, maka fa meminta kekuatan agar istiqamah"
memang benar Allah menjanjikan syurga bagi Khadijjah dan juga Fatimah..
namun jangan kita lupakan bahwa Allah juga menjanjikan syurga kepada Siti Asiyah,
Allah menggelegarkan nama nya di langit, padahal kita tau Siti Asiyah bersuamikan firaun, seorang penentang agama, bukan hanya tidak terafiliasi, ini namanya memusihi, firaun adalah suami wanita sholeha itu, berkat suaminya lah siti Asiyah memupuk sabar dan ikhlas tak henti-hentinya, menjadikan iman di hati assiyah bertambah teguh, bertambah kuat, kegigihan beliau dalam beragama dan beriman sangat kuat dan mengakar..
begitulah wanita sholeha itu mendapatkan syurga...
Maka..
jangan lah kita was was wahai akhwat
Allah benar benar tau apa yang kamu butuhkan dan yang terbaik untuk kamu
jangan ragu jangan oleng
berhusnuzhan lah dengan takdir takdir Allah...