Rabu, 12 Februari 2025

Memantau besti




mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ...
dengan segala tulisannya yang menyegarkan
dengan tulisannya yang selelau memotivasi...

H-9

beberapa hari ini disibukkan dengan mengurusi urusan sana sini, yang lumayan berlelah lelah..
untuk satu tahun ini, hal ini merupakan proker terbesar yang benar benar dikerjakan dari 0
mulai dari menentukan hal-hal kecil sampai hal-hal besar..

Semoga Allah mudahkan jalannya
Semoga Allah tambah keberkahannya
Semoga Allah ridha dengan segala usaha...

doa per tiap hari adalah semoga Allah ridha, semoga Allah ridha...


dalam perjalanan ini semoga ga oleng oleng
dalam perjalan ini semoga dipenuhi keberkahan
dalam perjalanan ini semoga Ridha Allah bisa didaatkan..


Jumat, 17 Januari 2025

Sabria-Maulida-Auliza

--

okeyy kita mulai melanjutkan tulisan 2022 dahulu yang sempat tertunda karena mood nulis fa yang masih naik turun olang oleng yaa begitulah...

hari ini karena lagi sedikit rintik dan aroma hujan, mari kita meromantisasi momment nya

Sabria, Sabi, Ica, Cebi yaa gitu kurang lebih orang-orang memanggilnya, tapi panggilan fa ke ica ya ica hehehe, Auliza, caau, ciiw, ica dll, ini untuk caau, Maulida, dila, maulid, dan adek, begini pula panggilannya

Awalnya fa izin ya telat heheh, dan izin pula untuk menggabungkan kalian bertiga, karena satu dan lain hal, fa takut semangat menulis ni tiba tiba hilang lagi dan tulisan tentang kalian ga jadi di abadikan, hehehe ceilah diabadikann....

makasih banget teman2 kecil ku hihihii, sedari kicik, kicik amat yang sama pernah nangis sambit tatap-tatapan, yang ngelihat beban temannya jadinya ikut nangis, yang ga pengen capek, tapi kalo temen capek pengen ikut ikutan juga, dan banyak lagi lainnya untuk mendeskripsikan kaliann...

yang selalu pasti pasang badan dengan hal-hal yang tak terduga berdatnagan silih berganti..
yang kita sama sama tau beratnya amanah tapi masih ditopang sambil nangis dikit dikit..
yang  hari-harinya memastikan tiap tiap amanah terjalankan..
happy banget rasanya mengingat hari-hari penuh perjuangan itu sobb wkwkkwkw "sooobb"

maksih banyak banyak ya gaiss, semoga selalu Allah jaga ikatan diantara kita, karna dah capek banget kan dulu kita mengusahakannya agar terikat kuat, jadi mari kita jaga agar terikat lebih kuat lagi dan lagi...










beberapa foto random di galeri lepi fa yang kicik ini, karna memori sesungguhnya adda padda diri kita masing-masing..
bismillah untuk menciptakan memori-memori lain kedepannya...



Selasa, 07 Januari 2025

long long time...
mari kita tunggu fa nulis untuk tulisan berikutnya ya faa...

Rabu, 22 Mei 2024

Pertanyaan mengapa kita tak merasa tenang..

Adakalanya bukan rezeki Allah yang tertutup namun hati kita yang tak merasakannya, bukan nikmat Allah yang terputus, namun kita yang mengkufurinya, bukan juga karunia Allah yang tak sampai, tapi kita yang mendustakannya

Kegelisahan serta keresahan yang terus berkumpul itu berasal dari hati yang buruk, hati yang tak kondusif, hati yang mendustakan karunia, mengkufuri nikmat, dan mengabaikan hidayah

Akan terus merasa sesak dada orang-orang yang tak melepaskan diri dari perkara buruk, sedang hidayah terus berlimpah ruah namun diri tak kunjung mendapatkannya…


Begitulah hati yang sempit lagi sesak

Minggu, 12 Mei 2024

--
Bukankah bersabar ataupun bersyukur, keduanya membuahkan pahala?
lalu apa yang membuat kita teramat sering cemas, takut, hingga ragu ?

Bukankah pada setiap takdir yang Allah takdirkan semuanya sangatlah indah?
karena kaedah menghadapinya pun sudah Allah beri tahu kepada hambanya
" Ikhtiar dan tawakkal" adalah proses menjemput takdir, 
sedangkan "syukur dan sabar" adalah cara menghadapi takdir,
bahkan.. ketika semuanya kita lakukan akan membuahkan pahala serta kecintaan pada sang Pencipta

Bukankah sungguh manis apa-apa yang Allah ciptakkan dan Allah rencanakan untuk kita?
maka dengan alasan apalagi kita teramat ingin menyalahkan pencipta?, dengan alasan apalagi kita ingin mengadili sang Maha Adil, sedangkan pengadilan teradil addalah milikNya

Senin, 06 Mei 2024

Mitsaqan ghalizha

--
di dalam Al-Qur'an disebutkan 3 kali "Mitsaqan ghalizha"
yang bermakna perjanjian berat, hal ini menandakan bahwa kata-kata ini tidak dipakai pada sembarang tempat dan sembarang kondisi, hal ini digunakan untuk sesuatu yang berat dan sakral
1. Perjanjian antara Allah dengan para Rasul agar para Rasul teguh mengemban risalah Allah apapun yang terjadi, meski terdapat banyak penolakan, rintangan dan halangan, baik dari umat, penguasa dan keluarga sendiri
2. Perjanjian antara Allah dan Bani Israil : Hingga Ia angkat gunung Tursina diatas kepala mereka: bayangkan betapa seriusnya hal ini, dan betapa beratnya perjanjian ini
3. Perjanjian pernikahan atau yang kita tahu "Akad Nikah", perjanjian bukan hanya antara manusia, bukan hanya antara wali perempuan dan laki-laki, bukan hanya antara calon istri dan calon suami, perjanjian ini adalah perjanjian manusia terhadap sang Pencipta Allah SWT, maka Allah menyaksikan perjanjiad akad itu, Allah mengambil janji dari sepasang suami istri dalam ikatan pernikahan, maka perjanjian itu juga disebut "Mitsaqan ghalizha"


Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...