Jumat, 18 September 2020

karna perjuangan ku bukanlah hanya untuk diriku

--




malam ini, mungkin bisa dikatakan sepertiga malam terakhir,
ini bukan berkaitan dengan pencarian jodoh, tapi lebih dari itu

aku berterimakasih kepada Allah yang maha menguasai hati, dan Maha mengatur perasaan, sungguh nikmat ini kau berikan padaku, sedang aku hamba yang masih kurang bersyukur
nikmat tangis akan dosa, nikmat penyesalan akan kelalaian, dan nikmat sesak nya hati karna rasa kebersalahan

menangisi dosa2 yang masih ku perbuat dan sangat sulit ku tinggalkan
menangisi dosa2 yang kulakukan, padahal aku dipandang baik oleh orang
sungguh jika dosa ini ditampakkan, maka aku menjadi orang yang paling tidak dibutuhkan

penyesalan demi penyesalan akan kelalaian
kelalaian aku dalam menjalankan amanah
baik amanah dari Allah, amanah menuntut ilmu kepada orang tua, amanah dakwah bagi ummat
dan kelalaian itu ,menjadi penyesalan yang tertancap kuat didada

sungguh sesak nya dada karna rasa kebersalahan yang sangat besar pada sang pencipta..
dengann semua nikmat ini, dan aku masih menjadi hamba pendosa
Astagfirullah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...