Jumat, 18 September 2020

Budak atas Dunia

--



Suatu hari ada yang berkata
" kasian banget yaa, kamu gak pernah nyicip wine, alkohol dan minuman enak lain nya"
" kasian ya kamuuu gak pernah ngerasain pacaran, padahal umur udah 20 an "
"Eh , kasian banget deh kamu harus nutupin rambut kamu , padahalkan panas dan gerah banget " 
Bertubi2 rasa duka yang kudengar dari orang2 disekitar ku ..

Tapi aku...
Hanya tersenyum dan terus bersyukur
Ketika aku berhasil tidak minum- minuman yang kata nya ter-enak di dunia dan membuat diri ini terbang ke angkasa. 

Karna aku sangat yakin dengan janji Allah mengenai telaga Al-kausar yang ketika kita minum dari air telaga itu ,maka kita tak merasakan haus lagi,
dan Airnya lebih putih dari pada susu 
dan rasanya lebih manis dari pada manisnya madu.

Dan lagi..
Aku sangat bersyukur karna aku tidak merasakan pacaran yang "katanya" indah. karna menanti pasangan abadi lebih aku nantikan, dan berjalan bersama ke syurga dengan cara yang baik lagi halal menjadi sebuah impian

Dan aku benar2 bersyukur karna rambut ku terjaga dari api neraka yang akan menghanguskan nya, dan sungguh mahkota di syurga jauh lebih pantas aku impikan

Dan percakapan itu berakhir dengan rasa syukur setinggi2 nya, karna Allah yang Maha baik masih menjaga ku

Dan untuk teman ku , sungguh aku merasa iba, dan kupanjatkan doa setinggi2 nya, agar Allah memberi Hidayah dan menanamkan cinta di hatinya

Karna sesungguhnya keterpurukan adalah ketika iman tak lagi bisa menjadi pemimpin atas diri, hingga nafsu dunia berkuasa dan menjajahi setiap perbuatan serta ucapan , 

hingga dunia terasa sangat indah dan menggiurkan dan syurga sangat jauh untuk menjadi suatu targetan capaian

Dan AKU tidak ingin menjadi budak atas Dunia dan tertolak memasuki Syurga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...