Sabtu, 24 Oktober 2020

sesi menabjukkan

--

karna Allah lah yang Maha Pembuat rencana
Sungguh Allah yang mempunyai langit dan bumi
Sungguh Allah pemilik hati-hati hamba yang lemah ini 

Karna Allah lah aku berusaha
dan karna Allah lah aku patut bersyukur

23 10 2020 : acc pbb 1
24 10 2020 : acc pbb 2

Allah 


Rabu, 07 Oktober 2020

--

MAAF kan Aku Ya ALLAH

Mohon jangan tinggalkan aku

--

Ya Allah 
Ya Allah 
Ya Allah

Betapapun aku berusaha terus menjadi baik
Namun sungguh sifat setan di diri ini kadang menguasai
Membuat terkadang aku tidak menghiraukan panggilan mu 
Atau kadang malah aku bermalas2an untuk menjemput nya

Sungguh ampunan mu lah yang kuharapkan
Sungguh limpahan nikmat keimanan itu lah yang benar benar aku ingin kan 
Sungguh aku benar2 manusia lemah
Yang terkadang masih kalah dengan nafsu
Yang terkadang tidak hirau dengan panggilan mu 

Maka aku bermohon hukum lah aku di dunia ini ya Allah 
Hukum aku Ya Allah
Karna sungguh 
Syurga itu masih sangat ku inginkan

Ternyata aku pun benar2 masih menjadi manusi pendosa yang hina
Dan aku pun masih sering terpuruk pada dosa2 

Maka aku bermohon 
Sungguh sungguh bermohon Ampunan mu Ya Allah
Karna kecintaan mu adalah harap bagi ku 
Karna limpahan rahmat mu masih menjadi cahaya hidayah bagi ku 
Maka mohon jangan tinggalkan aku ya Tuhan ku 

Jumat, 18 September 2020

Budak atas Dunia

--



Suatu hari ada yang berkata
" kasian banget yaa, kamu gak pernah nyicip wine, alkohol dan minuman enak lain nya"
" kasian ya kamuuu gak pernah ngerasain pacaran, padahal umur udah 20 an "
"Eh , kasian banget deh kamu harus nutupin rambut kamu , padahalkan panas dan gerah banget " 
Bertubi2 rasa duka yang kudengar dari orang2 disekitar ku ..

Tapi aku...
Hanya tersenyum dan terus bersyukur
Ketika aku berhasil tidak minum- minuman yang kata nya ter-enak di dunia dan membuat diri ini terbang ke angkasa. 

Karna aku sangat yakin dengan janji Allah mengenai telaga Al-kausar yang ketika kita minum dari air telaga itu ,maka kita tak merasakan haus lagi,
dan Airnya lebih putih dari pada susu 
dan rasanya lebih manis dari pada manisnya madu.

Dan lagi..
Aku sangat bersyukur karna aku tidak merasakan pacaran yang "katanya" indah. karna menanti pasangan abadi lebih aku nantikan, dan berjalan bersama ke syurga dengan cara yang baik lagi halal menjadi sebuah impian

Dan aku benar2 bersyukur karna rambut ku terjaga dari api neraka yang akan menghanguskan nya, dan sungguh mahkota di syurga jauh lebih pantas aku impikan

Dan percakapan itu berakhir dengan rasa syukur setinggi2 nya, karna Allah yang Maha baik masih menjaga ku

Dan untuk teman ku , sungguh aku merasa iba, dan kupanjatkan doa setinggi2 nya, agar Allah memberi Hidayah dan menanamkan cinta di hatinya

Karna sesungguhnya keterpurukan adalah ketika iman tak lagi bisa menjadi pemimpin atas diri, hingga nafsu dunia berkuasa dan menjajahi setiap perbuatan serta ucapan , 

hingga dunia terasa sangat indah dan menggiurkan dan syurga sangat jauh untuk menjadi suatu targetan capaian

Dan AKU tidak ingin menjadi budak atas Dunia dan tertolak memasuki Syurga

HATI yang MATI

--


sebenarnya pada dasar nya atau pada awal nya hati manusia memiliki kecondongan
dan kecondongan nya adalah pada kebaikan..
bayi yang baru lahir belum bisa bersikap jahat layak nya setan dan pengikutnya
namun sembari tumbuh lah bayi itu akan menjadi pribadi-pribadi lain
berdasarkan lingkungan, asuhan dan paparan-paparan eksternal
yang nanti nya kecondongan pada kebaikan pun terkadang memudar.

pada dasar nya manusia menyukai kebaikan, keindahan, dan kasih sayang
dan radar kepada hal itu pun sungguh kuat pada awal nya
tapi.. terkadang bisa hilang, karena sering di abaikan atau di pupuk dengan suatu kebalikan.

misalnya.
berbohong awal nya sangat menyakitkan bagi pemula, namun..
ketika radar rasa menyakitkan itu di abaikan, nantinya perlahan akan hilang, bahkan bohong menjadi hal yang menyenangkan, bahkan ketingkat yang lebih tinggi nanti nya.

contoh lagi
anak SD terbiasa dengan konfirmasi, misal
nemu uang di jalan, ditanya2 dan di cari2 siapa pemilik nya, bahkan lapor ke bu guru kalo nemu uang, tapi ketika setan mulai datang dan menghasut pelan ke hati anak SD
" ambil aja , kan gak ada yang ngaku, dan cuma 2000 doang" lalu seorang anak SD itu berfikir demikian dan bahkan orang tua pun kadang mendukung, " ambil aja dek, itu rejeki adek "
maka tak lama kemudian , anak SD lugu itu pun berubah menjadi Koruptor profesional, bahkan terkenal...

dan lagi...
bahkan radar kebaikan itu bisa benar-benar hilang dan bahkan di gantikan dengan radar keburukan, 
tak ada lagi kebaikan yang menyenangkan, 
tak ada lagi kejujuran itu benar2 indah
tak ada lagi hati ini condong pada hal-hal yang baik
maka, pada saat itu lah hati dan jiwa ini benar2 di kuasai oleh para penjahat hati..
dan berakhirlah hati ini pada definisi " HATI yang MATI"

Dan kesimpulan nya
ketika jiwa-jiwa kita memberontak dengan suatu kebenaran
sesungguhnya hawa nafsu kita menang atas kita

Kondisi Hati

--


Sepertinya kita butuh kondisi hati yang baik
Dan fikiran yang jernih untuk menghadapinya"

Kata2 ini tiba2 muncul dari mulut seorang teman baikku
Dan aku tiba2 tertegun dan termenung karnanya

Akhir2 ini aku dan diriku yang ambis ini 
Benar2 merasa kelelahan
Mengahadapi perkuliahan yang padat walaupun daring
Menghadapi drama perskripsian dengan target tinggi agar cepat selesai
Bukan hanya itu , aku pun juga menghadapi hiruk pikuk organisasi
Rapat2, konsol2,raker2,upgrading2-an
Dan hal-hal lain yang benar2 menguras tenaga ku 

Dan aku akhirnya sampai pada titik 
Terjebak
Gak tau mau ngapain
Bingung
Kek orang apatis
Dan ngerasa gak maksimal
Padahal aku sudah menggunakan level keambisan ku di level tertinggi

Dan kalimat yang muncul dari mulut seorang teman itu benar2 membuat ku berfikir
" aku ni ngapainn sih?, aku kenapa?, emang aku mau nyari apa?, "

Dan aku menyadari 
Semua targetan2 yang ku buat itu ternyata murni hanya untuk diriku
Murni untuk kepuasan ku 
Lalu..
Apa yang aku berikan untuk tuhan ku ?

Aku menjalankan keambisan itu dengan sedikit demi sedikit
Mentoleransi waktu ibadah ku yg terpangkas
Waktu tilawah ku yang ku percepat dengan bacaan yang mungkin belum tentu benar, serta menurunkan targetan2 harianku
Lalu...
Aku berharap bisa menghadapi semua keambisan2 dunia ini?

Sungguh aku menyadari energi yang ku gunakan untuk mengahadinya ternyata hanya sisa2 
Hanya sebagian2 waktu luang ku yang kuberikan untuk tuhan ku

Dan benar hatiku tidak dalam kondisi baik
Dan fikiran ku pun tidaklah cukup jernih untuk berfikir
Hingga aku pun menyadari sungguh dunia benar2 sudah membuat ku berpaling 

Dan teringat sebuah perkataan orang sholeh
" amanah2 kita tu banyak, 
amanah menuntut ilmu, 
amanah organisasi, 
amanah menjadi seorang da'i, 
dan amanah2 lainnya
Apakah cukup amanah2 itu ditanggung dengan amalan yaumi yang berantakan serta dada yang tak terisi Iman?"

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...