Selasa, 05 Maret 2024

Zaid bin Amru bin Nufail

--

Seseorang pada masa jahiliyah, sosok pemuda yang ketika itu banyak sekali kaumnya yang menyembah berhala namun ia tetap bertahan untuk meyakini Allah saja

Beliaulah sosok pemuda yang belum datang kepadanya seorang Rasul yang mulia
Namun penantiannya tak habis-habisnya
Ia sangat menantikan bagaimana ajaran Allah yang murni dan mulia yang dahulunya dibawa oleh sosok mulia yaitu Inrahim dan juga Ismail

Dengan menjadi minoritas di antara penyembah berhala zaid terus memurnikan ajaran ibrahim, ia hanya mempercayai tuhan yang maha esa yaitu Allah SWT

Zaid sangat merindukan ajaran nabi ibrahim yang murni, ia merindukan bagaimna menyembah Allah yang Maha kuasa, namun ia menangis sambil meratap karna ia sendiri tidak mengetahu bagaimana dan seperti apa ajaran nabi ibrahim itu, ia tidak tau bagaimana cara menyembah Allah dengan benar, karna ajaran yang benar itu sudah terkikis oleh zaman dan dimiringkan oleh kesesatan

Bahkan dalam kata2 nya zaib pernah mengatakan 
“ Ya Allah seandainya aku mengetahui wajah yang paling Engkau sukai, pasti aku menyembahnya, Namun Ya Allah aku tidak mengetahuinya”
Beginilah rasa sesak didada zaid yang terus mencari kebenaran akan tuhan dan ajaran 

Sampai ia mendapatkan kabar bahwa akan datang seorang nabi yang membawa ajaran sebagaimana nani Ibrahim dan mereka telah dekat padanya dan seseorang itu lahir dari bangsa dan kampungnya zaid

Saat mendengar itu hati zaid berbunga2 dan sangat bahagia
Dengan semangat zaid kembali berjalan ke kampungnya dan bertekad menunggu sang Rasul dan akan melayani serta menjaga Rasul yang akan datang itu, dengan semangat yang bergelora dan hati yang di liputi kerinduan serta Iman, Zaid terus melangkah mencari kebenaran

Sampai pada hari zaid terbunuh tanpa diketahui alasannya dan pada hari belum datangnya sang Rasul…
Zait telah tiada
Zaid telah pergi
Tanpa sempat menemui sang Rasul, tak sempat membela dan mempelajari bagaimana penyembahan yang murni itu

Zaid pergi dengan kerinduan yang mendalam, dengan tauhid yang teramat kuat, dan yakinlah Allah tak akan pernah menyia2kan hamba yang sangat mencintaiNya

Sampailah pada masa Sang Rasul itu hadir detengah ummat dan Rasullah berkata
“ sungguh Zaid bin Amru bin Nufail adalah salah satu ummatku”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...