Jumat, 17 Januari 2025

Sabria-Maulida-Auliza

--

okeyy kita mulai melanjutkan tulisan 2022 dahulu yang sempat tertunda karena mood nulis fa yang masih naik turun olang oleng yaa begitulah...

hari ini karena lagi sedikit rintik dan aroma hujan, mari kita meromantisasi momment nya

Sabria, Sabi, Ica, Cebi yaa gitu kurang lebih orang-orang memanggilnya, tapi panggilan fa ke ica ya ica hehehe, Auliza, caau, ciiw, ica dll, ini untuk caau, Maulida, dila, maulid, dan adek, begini pula panggilannya

Awalnya fa izin ya telat heheh, dan izin pula untuk menggabungkan kalian bertiga, karena satu dan lain hal, fa takut semangat menulis ni tiba tiba hilang lagi dan tulisan tentang kalian ga jadi di abadikan, hehehe ceilah diabadikann....

makasih banget teman2 kecil ku hihihii, sedari kicik, kicik amat yang sama pernah nangis sambit tatap-tatapan, yang ngelihat beban temannya jadinya ikut nangis, yang ga pengen capek, tapi kalo temen capek pengen ikut ikutan juga, dan banyak lagi lainnya untuk mendeskripsikan kaliann...

yang selalu pasti pasang badan dengan hal-hal yang tak terduga berdatnagan silih berganti..
yang kita sama sama tau beratnya amanah tapi masih ditopang sambil nangis dikit dikit..
yang  hari-harinya memastikan tiap tiap amanah terjalankan..
happy banget rasanya mengingat hari-hari penuh perjuangan itu sobb wkwkkwkw "sooobb"

maksih banyak banyak ya gaiss, semoga selalu Allah jaga ikatan diantara kita, karna dah capek banget kan dulu kita mengusahakannya agar terikat kuat, jadi mari kita jaga agar terikat lebih kuat lagi dan lagi...










beberapa foto random di galeri lepi fa yang kicik ini, karna memori sesungguhnya adda padda diri kita masing-masing..
bismillah untuk menciptakan memori-memori lain kedepannya...



Selasa, 07 Januari 2025

long long time...
mari kita tunggu fa nulis untuk tulisan berikutnya ya faa...

Rabu, 22 Mei 2024

Pertanyaan mengapa kita tak merasa tenang..

Adakalanya bukan rezeki Allah yang tertutup namun hati kita yang tak merasakannya, bukan nikmat Allah yang terputus, namun kita yang mengkufurinya, bukan juga karunia Allah yang tak sampai, tapi kita yang mendustakannya

Kegelisahan serta keresahan yang terus berkumpul itu berasal dari hati yang buruk, hati yang tak kondusif, hati yang mendustakan karunia, mengkufuri nikmat, dan mengabaikan hidayah

Akan terus merasa sesak dada orang-orang yang tak melepaskan diri dari perkara buruk, sedang hidayah terus berlimpah ruah namun diri tak kunjung mendapatkannya…


Begitulah hati yang sempit lagi sesak

Minggu, 12 Mei 2024

--
Bukankah bersabar ataupun bersyukur, keduanya membuahkan pahala?
lalu apa yang membuat kita teramat sering cemas, takut, hingga ragu ?

Bukankah pada setiap takdir yang Allah takdirkan semuanya sangatlah indah?
karena kaedah menghadapinya pun sudah Allah beri tahu kepada hambanya
" Ikhtiar dan tawakkal" adalah proses menjemput takdir, 
sedangkan "syukur dan sabar" adalah cara menghadapi takdir,
bahkan.. ketika semuanya kita lakukan akan membuahkan pahala serta kecintaan pada sang Pencipta

Bukankah sungguh manis apa-apa yang Allah ciptakkan dan Allah rencanakan untuk kita?
maka dengan alasan apalagi kita teramat ingin menyalahkan pencipta?, dengan alasan apalagi kita ingin mengadili sang Maha Adil, sedangkan pengadilan teradil addalah milikNya

Senin, 06 Mei 2024

Mitsaqan ghalizha

--
di dalam Al-Qur'an disebutkan 3 kali "Mitsaqan ghalizha"
yang bermakna perjanjian berat, hal ini menandakan bahwa kata-kata ini tidak dipakai pada sembarang tempat dan sembarang kondisi, hal ini digunakan untuk sesuatu yang berat dan sakral
1. Perjanjian antara Allah dengan para Rasul agar para Rasul teguh mengemban risalah Allah apapun yang terjadi, meski terdapat banyak penolakan, rintangan dan halangan, baik dari umat, penguasa dan keluarga sendiri
2. Perjanjian antara Allah dan Bani Israil : Hingga Ia angkat gunung Tursina diatas kepala mereka: bayangkan betapa seriusnya hal ini, dan betapa beratnya perjanjian ini
3. Perjanjian pernikahan atau yang kita tahu "Akad Nikah", perjanjian bukan hanya antara manusia, bukan hanya antara wali perempuan dan laki-laki, bukan hanya antara calon istri dan calon suami, perjanjian ini adalah perjanjian manusia terhadap sang Pencipta Allah SWT, maka Allah menyaksikan perjanjiad akad itu, Allah mengambil janji dari sepasang suami istri dalam ikatan pernikahan, maka perjanjian itu juga disebut "Mitsaqan ghalizha"


Senin, 29 April 2024

Pada hari dimana kita ingin kembali


Untuk masa-masa dengan girah yang menggebu-gebu

Pada waktu yang tiap dentuman detik helaan nafasnya berfikir untuk terus bersemangat

Pada teman juang yang semangatnya lelahnya punya frekuensi yang sama

Pada tiap tangis dengan kadar secukupnya, tiap kecewa dengan batas seadanya

Teruntuk moment yang selalu ingin terus dikenang, tak ingin lupa, tak akan lupa, bermunajat do untuk terulang, secercah harap agar kembali bersama, lantunan doa dalam gelapnya sepertiga

Bukankah kita sama-sama merindu?

Rabu, 24 April 2024

Hal yang kita tunggu dan menunggu kita

​di dunia ini ada hal-hal yang kita tunggu dan hal-hal yang menunggu kita

Pada dua perkara ini yang paling membuat kita cemas dan fokus adalah hal-hal yang kita tunggu, teruntuk hal-hal yang kita tunggu ini biasanya adalah harapan serta impian, hal baik yang biasanya kita nanti dan kita harapkan, entah itu rezeki, berita baik, dan lainnya

Sedangkan hal-hal yang menunggu kita ini banyak sekali ada hal baik dan ada takdir buruk, dan untuk perkra ini ada hal yang sudah sangat pasti penantian nya, sudah sangat pasti datangnya dan inilah hal yang menunggu kita, itulah “kematian”, kematian adalah suatu ketetapan pasti yang menunggu kita

Untuk dua perkara ini kita sering terfokus pada apa apa yang kita tunggu dan kita harapkan, kita sibuk mempersiapkannya, kita mencari informasi tentangnya, karna hal itu sangat kita tunggu dan kita nanti, fokus kita, cemas kita, perhatian kita semuanya menuju pada hal itu, padahal sebenarnya ketika kita sudah mengetahui, ada hal besar yang harus kita persiapkan, kita seharusnya lebih mencemaskan sesuatu yang menunggu kita, kita harus bersiap dan menyiapkan diri, agar pertemuan dengannya adalah pertemuan yang indah dan dalam kondisi terbaik yaitu kematian …


Setelah mengetahui ini kita akan lebih mengerti bahwa persiapan terbaik adalah persiapan menuju pencipta


Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...