Jumat, 07 Juli 2023

Posisi

--
Jika kalian tidak bergabung dijalan dakwah ini
Kira kira skrng kamu lagi dimana 
dan sedang melakukan apa?
Apakah lebih baik dari apa yang kamu kerjakan sekarang?

Kekecewaan yang spele

--

Terlalu remeh kita kecewa dengan hal hal sepele sepintas 
chat tidak dibalas 
telf tidak diangkat, 
terlalu remeh ketika kita kecewa pada Murrabbi jika tidak menegur kita 
atau ketika teman tidak melibatkan kita, 
terlalu remeh hal itu jika kita lakukan di skop dakwah Se- Nasional ini
Coba bandingkan dengan perjuangan dakwah muslim di negara negara lain
Pupuklah kedewasaan kita terhadap cara kita memandang sesuatu
Karna umat menunggu kita

Bagaimana mungkin kita bisa memberikan yg terbaik pada ummat sedangkan kita mudah kecewa..

Jangan simpan kekeceaan kekecewaan yg kamu alami itu
Itu hanya akan membuat kamu keluardari jalan dakwah ini
Atau meninggalkan jalan dakwah

Menikah itu kita bersabar atau bersyukur dengan pasangan kita..


Allah tidak akan menyinyiakan amalan dan ibadah kita 
dengan memberikan pasangan yg memperburuk iman kita
Dan kalaupun itu nantinya terjadi 
Maka Allah meminta kita bersabar dengan pasangan kita 
dan memperoleh pahala dari nya

Prasangka pada Pencipta

--
Ternyata banyak banget hal-hal yang menjadi kecemasan
Kecemasan bagi kita yang sebenarnya sama sekali bukan urusan kita

Kita mencemaskan hasil
padahal persoalah hasil bukan kerjanya kita

Kita takut
padahal bukan kita yang menentukan

Maka cobalah menyerahkannya pada Sang Maha Menentukan dan Menetapkan
Bukankah ketenangan hati itu seperti itu

Maka Tawakal adalah bagian dari usaha, do'a, dan prasangka baik terhadap
Sang Pencipta
 
Maka sungguh Allah tidak mungkin menyia-nyiakan hambanya
Serahkan
benar-benar serahkan pada Sang Pencipta
Yakin
mari kita Yakin dengan keyakinan tertinggi
benar-benar harus seyakin ituu...
Yakinlah Pada Yang Maha Meyakinkan
Maka itulah titik yang membuat hati mu lapang
benar-benar akan lapang...

Percayalah Allah benar-benar mendukung kita

Kamis, 06 Juli 2023

Pengabaian di jalan dakwah

--

Sejak kapan kita menjadi seperti ini
abai pada jalan dakwah..
sejak kaman kita perlahan mulai mengabaikan jalan ini
mulai menganggap remeh
mulai tidak seserius itu
atau bahkan hanya menjadi selingan

pengabaian-pengabaian kita lakukan
kita perlihatkan
pada jalan ini

Wahai sahabat...
Sungguh apakah engkau tidak takut ?
Apakah engkau menginginkan  kehancuran ?

Bagaimana ini, wahai sahabat..
Aku takut
aku takut akan kemunduran bahkan kehancuran pada jalan ini
sungguh sahabat, para pendahulumu benar-benar berat memperjuangkan jalan ini
mereka bertangis-tangis, bertumpahan darah untuk sampai pada hari ini
hari dimana islam terasa indah
dakwah terasa nyaman..

Namun kini...
perlahan rasanya, hal ini engkau hancurkan harapannya
Engkau perlahan menepi dan pergi
engkau saling memberatkan beban bukan meringankan
engkau saling beroporan amanah, sedang engkau ingin istirahat
semua orang ingin menjadi yang paling tidak berkontribusi
padahal kontribusi mu saja sebenarnya sangat minim

bagaimana ini sahabat ?
apakah kita benar-benar lemah ?
apakah kita benar-benar sudah tidak peduli lagi ?
apakah benar kita sudah ingin meinggalkan jalan ini ?

Wahai sahabat ?
apakah jiwa mu tidak tersakiti ?
apakah hati mu tidak bergetar ketakutan ?
apakah ruh mu tidak menangis?
dengan keadaan dakwah hari ini ?

sungguh kemunduran dijalan dakwah adalah hasil dari apa yg kita lakukan
jika kita abai
jika kita tidak peduli
jika kita bermalas-malasan
jika kita tidak meningkatkan militansi
jika kita tidak ingin menanggung beban 
tidak ingin bersegera dalam amanah
Maka....
sungguh kehancuran itu sangat dekat..

Maka jangan salahkan jika penderitaan itu engkau saksikan...

Jumat, 30 Juni 2023

Bisakah kita meninggalkannya ?


Dakwah itu ada yang jatuh dan ada yang tumbuh
Ada yang pergi dan ada pula yang kembali
Ada yang girah nya bergelora dan ada yang menghening sedikit demi sedikit

Kekecewaan di jalan dakwah adalah egoisme pribadi
Benar
Benar-benar egoisme pribadi..

Bukan kah kita yang menginginkannya ?
Bukan kah kita yang membutuhkannya ?
Lalu mengapa ada kata kecewa ?

Jalan dakwah ini akan terus seperti ini
Jalan yang berat terjal dan juga panjang
Ditambah tantangan lembah, lubang, bukit serta jurang

Memang seperti ini 
Benar benar sangat melelahkan 
Berurai air mata, tangis demi tangis terus berulang..
Namun sulit ditinggalkan

Memang seperti ini 
Dulu, sekarang ataupun nanti tetap semelelahkan ini
Bisa lebih berat bahkan
Namun tetap sulit meninggalkan

Bukankah memang seperti ini..
( coba renungkan dalam-dalam dan tanyakan pada hati jiwa dan iman kita, bisakah kita meninggalkannya ? )

Yang Menjadikan kami dekat


Sungguh banyak cara dan jalan
dan sampailah aku pada jalan ini
jalan yang membuatku bertanya
apakah terus atau berhenti ?

Ya tuhanku sungguh aku bingung Ya Allah
Sungguh aku memohon petunjuk dari mu
apakah sungguh akan aku perjuangkan atau aku hentikan
Ya tuhan ku jika perkara ini membuat susah banyak pihak kedepan nya 
atau membuat ku jauh dari mu, atau bahkan buruk untuk aku agama dan keluarga ku
maka berilah aku petunjuk untuk berhenti dan berilah alasan untuk menghentikan

Namun Ya Allah jika perkara ini sungguh baik untuk ku Agama ku serta keluargaku
maka mudahkan lah Ya Allah, lembutkan para hati yang masih keras, jauhkan dari keinginan dunia
jika perkara ini sungguh akan mendekatkan aku denganMu dan membuat aku berkali kali jatuh cinta terhadapmu, yang membuat jalan dakwah ku lebih bermakna
Maka sungguh aku menginginkannya
Mantapkan lah hati ku
bantu aku Ya Allah
serta keluarga ku, bantu aku meyakinkannya
bantu aku Ya Allah

untuk papa dan mama 
bantu mama dan papa melihat dengan sebenar benarnya keimanan Ya Allah
apakah ini baik untuk anaknya
agama anaknya
dan menghantarkan anak nya dan mama papa ke Syurga 

Aku serahkan perkara ini kepadaMu Ya Allah
Tuhan yang Maha pemilik hati 
pemilik hati hati kami yang lemah..

dan Ya Allah jika ini dalah baik juga untuk beliau
maka bantu beliau menilai hamba dengan keImanan pula
jadikan cita-cita dan impian kami sama-sama atas dasar Iman dan Engkau Ya Allah...

dengan ketidakberdayaan Ku, aku serahkan perkara-perkara ini kepadaMu Ya Allah 

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...