Di masa covid-19 ini tentu saja lebaran pasti terasa berbeda
Tidak pulkam
Sepi banget
Ga ada kumpul2
Ga ada main2 kembang api
Ga ada rame2 ke kuburan
Dan lain sebagainya
Tentu berbeda rasanya dari lebaran2 sebelumnya
Namunn jangan sampai hal ini menurunkan semangat kita menemuinya
Jangan sampai kita malah tidak dapat merasakan nya sama sekali
Maka dari itu jangan lupa bermaaf2an dan menjalin silaturrahmi
Seperti beberapa hari lalu
Aku yang gak pulkam ini hehehehe
Akhir nya memutuskan untuk bersilaturrahmi di lingkaran dekat sini
Dan hari itu kami ( me and my mom ) pergi mengunjungi salah seorang teman mama
Sebut saja ibu X
Disitu selain bermaaf2 an akhirnya dimulai lah cerita yang memilukan itu 😭😭 hehehe
Beliau bercerita tentang sebuah kampung /desa yang dulu nya sangat teguh memegang agama
Yang dulu nya melahirkan ulama2 serta cendekiawan2
Namun hari ini beliau bercerita tentang kehancuran negri kecil itu
Beliau bercerita bagaimana agama tidak lan menjadi tiang lagi
Namun lebih menjadi syarat ktp saja
Bagaimana tidak
1. Disana ternyata saat beliau pulang ke rumah, beliau menemui rumah nya sudah menjadi lumbung narkoba, beliau terkejut dan sangat marah , kenapa tiba2 bisa terjadi , hari demi hari,orang2 bergantian disana menghisab narkoba,bahkan mungkin setiap malam nya mereka berpesta ria,
Lalu aku bertanya, kenapa gak di laporin ke polisi bu?
Ibu nya menjawab, disana ada 3 orng polisi juga ikut memakai narkoba dan berpesta, badan nya gede2 jadi ibu takut
Hmmmmmm
Sebegitu rusakkah negri ini hingga polisi pun susah untuk di percayai
2. Ada yang bertanya kemana orang2 tua? , ninik mamak? , alim ulama?
Ibu itu menjawab, orng2 tua sudah menyerah dan mengabaikannya, karna ancaman pembunuhan lebih ditakutkan dibanding mencari keadilan
Toh mereka sudah tua
3. Lalu aku bertanya di mana pemuda2 baik?
Ibu jya menjawab, sangat susah dicari,dan kalaupun ada pasti sudah tidak berada di negri itu lagi tapi sudah jauh pergi dari sini
Setelah dipikir2
Benar juga dari pada terwarnai mending beralih pergi...
Hmmmmm
4. Lalu ibu itu lanjut bercerita
Kalo ada pesta yang ada orgennya ( ini kayak ada nyanyi2 an pakai2 band2 hehehhe) itu biasanya malam2
Dan lampu2 dimatikan, muda mudi terus menari kegirangan , jangan tanya tentang biduan?
Biduan nya pun makin lama makin lama sudah setengah tak berbusana
Dan dikelilingi oleh pria2 yang mereka pun sudah dimabukkan dengan minuman2 dan narkoba2 yang mereka gunakan
Aku pun benar2 merinding mendengar nya
Disitu aku berfikir panjang dan merenung
Sebegitu rusakkah negri itu
Apakah sudah sejauh itu?
Bagaimana dengan Tuhan?
Bagaimana mereka beribadah?
Apa yang terjadi dengan mereka sehingga bisa seperti itu?
Aku semakin bergulat dengan pemikiran panjang
Sungguh miris negri yang sudah tak berakhlak itu
Sangat ingin melakukan sesuatu
Tapi sungguh aku pun takut dan tak tau mau melakukan apa
Dan aku berdoa semoga Allah kuatkan aku atau orang2 lain sehingga bisa memperbaiki negri yang dulu nya selalu mengaji
Semoga Allah kasih jalan keluar
Itu... baru 1 negri
Apakah berbeda dengan negri2 lain?
Ternyata tidak jauh berbeda
Ternyata desa kecil dibeberapa tempat juga sudah mulai seperti itu
Sudah sangat banyak dan sudah hampir mengakar
Lalu bagaimana dengan Indonesia beberapa tahun lagi?
Aku cemas
Semoga selalu ada pejuang2 kebaikan
Agar Indonesia tetap baik-baik saja...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar