Jumat, 08 Mei 2020

memilih mengambil peran

--
dakwah adalah cinta, dan
cinta akan meminta semuanya dari mu

begitulah kutikan kalimat yang sangat ku ingat
dan seperti nya mebekas di hati hingga menjaddi mimpi yang nyata

memilih untuk berada dimana adalah hak veto kita
memilih berada di jalan dakwah..
memilih berada pada lingkungan liberal
memilih menjadi pelaku maksiat
memilih apatis
atau memilih menjadi kaum penentang agama
itu semua adalah hak kita dalam memilih, dan apapun pilihan kita disana ada cobaan nya masing2
ada tantangan nya masing masing, ntah di jalan kebaikan atau dijalan keburukan
karna itu hanya persoalan pilihan...

muncullah pertanyaan.., mengapa diri ini mau di sibukkan ?
mengapa aku mau untuk melakukan yang mungkin orang2 hindarkan ?
mengapa aku mau bersusah payah dalam persoalan2 keummatan ?

disitu lah aku berfikir..
ternyata ini soal pengambilan PERAN..
soal memanfaatkan kesempatan, dan
kontribusi terbaik yang bisa dilakukan...

disitu lah bukti ternyata memang cinta yang bisa membawa kita melakukan hal2 menabjukkan

bagi orang yang mencintai harta, maka dia akan berusaha 100 kali lipat keras nya
untuk mendapatkan nya
bagi orang yang mencinta jabatan, maka langkah2 sesat pun mau dilakukan
bagi orang yang mencinta Allah dan rasulnya serta berjihad dijalan nya, maka dia juga akan mempersembahkan kontribusi terbesar..
dan itu lah cinta, karna cinta kita di jalan para syuhada, jalan nya para mujahid dan mujahadah pejuang agama, jalan2 nya para anbiya, yaitu jalan dakwah ini lah kita mempersembahkan cinta...


selagi kita bisa berkontribusi
selagi kita bisa terlibat
selagi kita masih bisa disusahkan dengan perkara ummat
selagi tenaga dan harta masih bisa di sumbangkan pada kebangkitan ummat
maka sungguh tak ada alasan untuk berdiam diri
tidak ada alasan untuk apatis
tidak ada alasan untuk mengabaikan

karna kita tidak tau kapan Allah akan hentikan..
jangan sampai kemalasan serta ketamak kan kita membuat diri ini memilih untuk diam
dan tidak mengambil peran,...
karna yakinlah itu akan menjadi penyesalan yang menyakitkan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...