Sabtu, 12 Agustus 2017

Mengapa ku mengemis ??

   Hari itu, hari dimana aku dan kakak ku pergi ke sebuah pasar yang cukup besar didaerah tempat ku tinggal, aku dan kakak ku berencana membeli barang2 keperluan kos, yaa.. maklum lah walaupun dibilang bukan pendatang baru di ranah ini tapii aku dan kakak ku masih memerlukan banyak barang untuk keperluan kos kami.
   Jum'at ( 11 Agustus 2017) hari menjelang siang,aku dan kakak ku telah berkeliling2 mencari barang2 itu, dan akhirnya kami berhenti untuk istirahat dan shalat disebuah tempat kecil diamana disitu ada wc yang seperti nya sudah sangat lama dan di teras nya terbentang lah 3 baris sajadah dan beberapa mukena yang di persiapkan untuk shalat.
   Aku dan kakak ku mengantri buat shalat, dikarenakan barang2 kami banyak jadi kami memutuskan bergantian untuk shalat , dan yang pertama adalah giliran ku, ketika aku sedang mempersiapkan untuk berwudhu seperti melepaskan kaos kaki, kaos tangan dan berjalan ke arah tempat wudhu, aku dikejutkan oleh seorang laki2 yang ku perkirakan umur nya sekitar 40 tahun-an yang berjalan menyeret di lantai, ia menggunakan tangan nya untuk berjalan, di kedua tangan nya ada 2 pasang sepatu yang kurasa bukan pasangan, karena sepatu yang satu nya lagi lebih tinghi dari pada satu nya, bapak itu berjalan menuju wc, aku melihat celana serta baju bapak itu telah kotor terkena debu dan sekarang tambah kotor lagi karena merangkak ke wc yang sepertiku bilang tadi, wc tua yang keadaan nya bisa dibilang prihatin, aku dan kakak ku termenung kaku melihat nya hingga bapak itu masuk ke dalam wc, dan setelah itu aku melanjutkan untuk berwudhu dan shalat, setelah aku shalat kakak ku pun bergantian buat shalat, dan tugas ku yang menjaga barang2 lagi.
  Aku duduk di deretan terakhir di deretan sajadah, aku sempat berfikir apa yang bapak itu dapat lakukan dengan kaki nya yang tidak dapat berjalan, kakak ku pun menitipkan beberapa jumlah uang untuk diberikan kepada bapak itu, aku pun menunggu bapak itu keluar dari wc, cukup lama memang, mungkin dikarenakan bapak itu juga sulit untuk bergerak.
  Setelah beberapa waktu berlalu bapak itu pun keluar dan kakak ku juga telah selesai berwudhu, kakak ku pun bergegas memberikan uang itu kepada bapak itu, yaaa tidak terduga setelah kakak ku memberikan uang itu bapak itu memebikan ucapan terimakasih, dan yang membuat aku sedikit kaget, bapak itu mencari uang receh di saku kiri baju nya, karna susah , bapak itu mengeluarkan semua uang nya, dan aku melihat yahh lumayann banyakk sih , bahkan terbilang banyak, aku mulai merasa biasa saja , tida se care tadii saat pertama aku melihat nya, setelah bapak itu pergi , bapak yang menjaga wc ( atau bisa dibilang penjaga nya) pun berkata kepada ku , " bapak itu punya 3 saudara dan mereka semua sama2 lumpuh" kurang lebih kata2 nya seperti itu , aku pun terdiam dan bapak itu melanjutkan " semua dari kakak beradik itu pekerjaan nya sama, yaitu sama2 mengemis " aku pun kaget untuk kesekian kali nya, dan disaat itu pun aku terfikir alasan mengapa bapak itu mengemis.

   Yahhhh mengemiss bukan lah suatu pekerjaan yang menurut ku pantas, pengemis seharus nya bisa berfikir untuk bekerja terlebih dahulu dg jerih payah mereka, dan... pengemis seharus nya tidak memanfaatkan belas kasihan orang2 dijalanan. Yahhh ini adalahh persepsi ku sebelum semua ini.
   Setelah melihat bapak ini aku memikirkan beberapa option menjawab semua pertanyaan ku,
 " jika aku punya kemampuan lebih , aku tidak akan mengemis "
" jika kaki ku tidak lumpuh, setidak nya aku bisa bekerja menjadi buruh"
" jika aku mampu buat berdiri , mungkin aku akan melakukan semua pekerjaan selain mengemis"
" jika aku punya pilihan lain selain mengemis, mungkin aku telah memilih pilihan itu untuk ku jalani"
 Yaaaaa... pernyatan2 seperti itu lah alasan yang terpikir oleh ku saat ini
Selama ini mungkin semua orang menganggap pengemis adalah hal yang tidak pantas, tapi aku telah belajar banyak tentang alasan mengapa seseorang mengemis....



Ini adalah beberapa pendapat ku tentang sepercik alasan yang kudapatkan dari kisah yang ku fikirkan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...