Sabtu, 11 Juli 2020

tak ter-tolak




ketidak mampuan aku dalam menolak terkadang menjadi kelemahan ku 
ntah karna segan
takut ngecewain
takut menjadi orang jahat yang suka nyakitin
takut jadi canggung
takut dibilang egois
dan bla bla bla

mungkin itu yang terfikir dan terlintas di benakku ketika sesuatu pertanyaan atau permintaan di ajukan kepada ku, maka aku mendadak tiba2 dalam kebingungan, keraguan, serta pikir panjang.
semua keraguan dan anggapan orang lain bermunculan- bermunculan di dalam fikiran..
memang benar , harus nya tidak.
aku sangat tau, hal itu salah
dan sangat paham hal ini gak boleh ku pertahan kan....

tetapi ntah kenapa aku selalu terjebak
ntah kenapa aku selalu lemah dalam menolak
jujur ini sangat mengganggu
dan sangat sulit berada pada posisi ku...

tapi.. setelah ku pikir-pikir
bukan kah semakin meningkat tingkat kesulitan , maka Allah mempersiapkan kita derajat terbaik ?
derajat tertinggi dimataNya...
so..
seperti nya
aku benar-benar harus berubah
dan mulai mengabaikan
serta
fokus pada pencipta.



Jumat, 03 Juli 2020

Sesi Curhat

--

sesi curhat nya seorang AKU

"Istajibulirobbikum"  
pernah tiba2 terhenti di ayat tertentu saat tilawah gak ?
pernah tiba2 gak rela berpindah dari ayat2 tertentu gak ?
pernah tiba2 nangis di aat tertentu gak ?, yang bahkan kamu sendiri belum tau terjemahan nya ?

benar2 rasa nyaaa nyesssss yaa 😭😭😭😭😭


Penggerusan iman

--

PengGerusan iman..

sering banget ngerasa tiba2 lemah, tiba2 mager, tiba2 gak mood buat ngelakuin apapun
rasa nya seperti ada sebuah energi yang HILANG
ada sesuatu yg tertahan tetapi sangat sulit dijelaskan

ter untuk yang katanya aktivis dakwah
yang katanya Da"i
yang kata nya content creator
yang katanya penulis atau editor

pernah kan ya di posisi staggg gitu ?
pernah kan ya tiba2 ide2 cemerlang yang biasanya ngalir tiba2 buntu dan gersang ?
pernah kan ya sampe mo nangis gak bisa ngehasilin karya ?

yapsss
coba di tilik2 kembali, kira2 posisi atau kondisi seperti itu terjadi saat kapan?
terjadi dengan sebab apa ?
atau dengan kondisi yang bagaimana ?

dan ternyata
kondisi hati dan jiwa menentukan kualitas karya
kondisi iman , menentukan secemerlang apa ide2 itu bisa tertuang
dan dosa2, menentukan ketidakberdayaan .

ternyata benar
Dosa menggerus Iman
ternyata benar
Dosa menghambat langkah
ternyata benar
Dosa mematikan hati, mematahkan semangat, dan mengubur karya

ternyataaa dosa se ngeEfek gitu .

dan percaya lah dosa yang kita buat sekecil apapun itu bakal bisa ngefek ke aktivitas kebaikan kita,
dosa2 kecil itu bagai tetes air yang menetes dibatu dan terjadi nya penggerussan
dosa2 itu perlaham mebuat benteng diri dengan cahaya
membatasi hati dengan karya, dan menjadikan diri tak berdaya....

Rabu, 01 Juli 2020

KALAH

--

ketika jiwa-jiwa kita memberontak dengan suatu kebenaran
sesungguhnya hawa nafsu kita menang atas kita.

sebenarnya pada dasar nya atau pada awal nya hati manusia memiliki kecondongan
dan kecondongan nya adalah pada kebaikan..
bayi yang baru lahir belum bisa bersikap jahat layak nya setan dan pengikutnya
namun sembari tumbuh lah bayi itu akan menjadi pribadi-pribadi lain
berdasarkan lingkungan, asuhan dan paparan-paparan eksternal
yang nanti nya kecondongan pada kebaikan pun terkadang memudar.

pada dasar nya manusia menyukai kebaikan, keindahan, dan kasih sayang
dan radar kepada hal itu pun sungguh kuat pada awal nya
tapi.. terkadang bisa hilang, karena sering di abaikan atau di pupuk dengan suatu kebalikan.

misalnya.
berbohong awal nya sangat menyakitkan bagi pemula, namun..
ketika radar rasa menyakitkan itu di abaikan, nantinya perlahan akan hilang, bahkan bohong menjadi hal yang menyenangkan, bahkan ketingkat yang lebih tinggi nanti nya.

contoh lagi
anak SD terbiasa dengan konfirmasi, misal
nemu uang di jalan, ditanya2 dan di cari2 siapa pemilik nya, bahkan lapor ke bu guru kalo nemu uang, tapi ketika setan mulai datang dan menghasut pelan ke hati anak SD
" ambil aja , kan gak ada yang ngaku, dan cuma 2000 doang" lalu seorang anak SD itu berfikir demikian dan bahkan orang tua pun kadang mendukung, " ambil aja dek, itu rejeki adek "
maka tak lama kemudian , anak SD lugu itu pun berubah menjadi Koruptor profesional, bahkan terkenal...

dan lagi...
bahkan radar kebaikan itu bisa benar-benar hilang dan bahkan di gantikan dengan radar keburukan,
tak ada lagi kebaikan yang menyenangkan,
tak ada lagi kejujuran itu benar2 indah
tak ada lagi hati ini condong pada hal-hal yang baik
maka, pada saat itu lah hati dan jiwa ini benar2 di kuasai oleh para penjahat hati..
dan berakhirlah hati ini pada definisi " HATI yang MATI"

Menepi

--


Ter-untuk kita yang mulaimenepi
menepi dari barisan yang sudah membawa kita sejauh ini..
dari barisan yang katanya sulit dan banyak di hindari
barisan-barisan panjang para pejuang dan para syuhada terdahulu
yaitu barisan Dakwah

Ter-untuk kita yang mulai merasa tersibukkan oleh dunia
atau terfokuskan dengan target2 yang tak seberapa
hingga kita lupa menargetkan akhirat sebagai tujuan kita

Ter-untuk hati yang sudah lama tak bergetar saat disubetukan namaNya
ntah karena lupa atau kita nggak berusaha untuk sampai ke sana, tidak sampai ke tahap itu
pada tahap mencinta yang sesungguhnya pada sang Pencipta

Ter-untuk aku yang belum bisa memilih
belum bisa menuntaskan, dimana harusnya hati ini benar2 diletakkan
apakah pada dunia yang mungkin sangat menggiurkan
atau pada akhirat yang sudah pasti di tetapkan

dakwah memang selelah itu
dakwah memang mekan banyak waktu, tenaga, harta, atau pun jiwa
tapi..
pahamilah, dakwah tidak pernah memaksa mu untuk berkontribusi
tapi..
harusnya kamu memahami bahwa kamu yang membutuhkan dakwah ini
membutuhkan dakwah sebagai sarana peningkat iman
membutuhkan dakwah dalam perjuangan
membutuhkan dakwah sebagai setidak nya alasan
agar kelak Allah yakin Syurga itu adalah suatu kepantasan
Bagimu yang benar-benar memperjuangkan

Minggu, 28 Juni 2020

Pilihan yang tidak bisa dipilih

--

mulai berfikir tentang pilihan..

ada hal yang bisa kita pilih dan ada hal yang membuat pilihan pun tidak seperti pilihan..
bukan karna tidak ada pilihan, tapi karna pilihan yang disajikan tidak terlihat seperti sebuah pilihan...

seperti ,
Muslim india, memilih melarikan diri .
bagi mereka melarikan diri adalah satu2 nya pilihan,
karna diam berarti mati.

muslim ugyur, memilih di penjara adalah satu2 nya pilihan yang mereka punya, karna jika mereka tidak dipenjara, sama saja mereka menyerah dengan agama nya, dan mengikuti agama penguasa.

muslim palestina, menjadi pemberontak di mata dunia adalah satu2 nya pilihan bagi mereka, menyerang dan melawan adalah hal yang masih bisa mereka pilih, mati pada saat melawan pun adalah pilihan yang tidak asing bagi mereka, karna ketika mereka memilih diam dan mau berkompromi pada yahudi, maka tanah ummat islam pun harus rela mereka tinggalkan .

dan akhirnya.... mereka memilih untuk melawan
mereka memilih  jalan yang dianggap pemberontakan
mereka memilih jalan yang sangat menyakitkan dan penuh pengorbanan..
tapi ketahuilah sungguh!!! hanya itu lah satu2 nya pilihan bagi mereka,
karna kematian di peperangan pun indah bagi mereka
karna impian menggapai syurga pun terwujudkan...

dan hari ini,  muslim rohingia, berlayar terombang ambing, kelaparan yang semakain mengikat, hingga kematian2 di kapal karna kurang nya asupan makanan pun menjadi pilihan bagi mereka,
terusir dari tanah milik mereka sendiri adalah cerita yang pilu, hingga memilih pergi adalah satu2 nya pilihan,
singgah ke negara2 , ke pulau2, ke kota2, mereka jalani,
dan penolakan2 serta usiran2 pun mereka terima lagi...,
tapi apakah kita tidak berfikir..?
jika mereka mempunya pilihan untuk menetap di negara mereka , pasti mereka akan menetap,
jika negara mereka aman pasti mereka tidak akan memohon untuk menumpang......

cobalah berfikir..
ternyata apa yang mereka lakukan adalah satu2 nya pilihan yang mereka punya dan bisa mereka pilih, atau itu adalah pilihan terakhir bagi mereka...

maka kita sebagai ummat muslim hari ini, yang suka menghakimi, suka menyalahkan, dan memilih tidak peduli
apakah kita layak dibilang saudara seiman ?
apakah kita layak menjadi sahabat2 syurga bagi mereka ?

jangan kan membantu dengan harta dan kekuatan,
Do'a pun lupa kita panjatkan
jangan kan harus berkorban,
sekedar menerima mereka pun kita enggan ?

hari ini aku terharu dengan rakyat aceh, yang menerima muslim rohingiya dengan dada yang lapang, mereka berkata
 " jika pemerintah tidak membolehkan muslim rohingiya untuk menepi kedaratan aceh, maka penduduk aceh yang akan menjemput pengungsi rohongiya ke lautan "
sungguh ucapan dari manusia2 yang mencintai persaudaraan.
sungguh mereka mencintai muslim itu karna Allah,

dan kata2 lain yang membuat ku ter renyuh lagi hari ini
"kami rakyat aceh, sanggup memberi mereka makan, kami akan memasak untuk mereka ,jika muslim rohingia di tempat atau negara2 lain tidak di terima, maka aceh akan selalu menerima mereka "

cusssss, sungguh hati ku luluh karna perkataan nya,
sungguh aku tertampar karna keserakahan ku,
sungguh hatiku tertusuk karna aku menyadari,
seberapa tak peka nya aku,
seberapa tak peduli nya aku,
dan seberapa rendah nya keimanan ku....

maka hari ini , aku menuliskan ini dengan hati yang sesak dan jiwa yang merasa bersalah, aku ingin semoga tulisan2 ku ini dibaca oleh KITA yang kurang peka, dan KITA yang hati nya masih tertutupi debu hitam tebal, yang membuat kita tak bisa mencintai saudara2 kita dengan cinta setinggi2 nya...


aku dedikasikan tulisan ini, untuk AKU yang sempat lupa...

Kondisi


keadaan baik tidak selamanya nyaman, dan keadaan buruk tidak lah selama nya akan menyakitkan..

kondisi Rasulullah pun pada awal nya tidak dalam kondisi baik dan benar2 nyaman, malahan Rasulullah ditimpa dengan rasa sakit serta kesulitan, hinaan2 serta permusuhan pun beliau rasakan, tapi.. apakah hal itu membuat beliu terlihat buruk ?
jawaban nya  : tidak
justru hal itu yang membuat beliau semakin kuat dan terlahir menjadi pribadi yang istimewa, yang mengganggap segala kesulitan itu adalah kenikmatan dalam berIslam, dan nikmat dalam berdakwah..

bilal bin Rabbah pun demikian, batu yang panas itu menjadikan keimanan beliau begitu indah, bahkan terompa nya pun sudah terdengar di Syurga, padahal kondisi beliau hanya seorang budak yang di pandang sebelah mata..

dan begitu juga dengan sayyidah Khadijjah, harta yang bergelimang, paras yang cantik, menjadi saudagar kaya, sungguh tidak berarti apa2,  karna semua nya beliau korbankan untuk Islam dan dakwah suami nya, beliau memilih terjun ke kondisi sulit, beliau memilih kesakitan dan kemiskinan hingga kehilangan semua kekayaan demi berIslam, namun apakah kondisi itu membuat beliau menyesal ?
sungguh tidak... bahkan hal itu yang membuat beliau menjadi sungguh bahagia, karna  mengorban kan semua nya demi dakwah ini, beliau korbankan semua nya untuk menyokong dakwah suami tercinta, karna beliau sangat menginginkan syurga .
bahkan beliau berpesan, jika harta dan apa yang beliau punya sudah tidak ada, maka jadikanlah tulang belulang nya sebagai jembatan untuk menyebrang demi menSyiarkan Islam..
sungguh cerita yang sangat luar biasa, dari seseorang yang mulia , beliau lah Sayyidah khadijjah.

begitu lah kondisi orang2 pendahulu, kondisi buruk dan menyakitkan itu tidak semata2 membuat mereka terpuruk hingga menjadi pribadi yang buruk, justru hal itu yang membuat mereka menjadi pribadi2 yang di rindukan syurga serta menjadi percontohan oleh ummat akhir zaman...
mengapa tidak ?
karna mereka sungguh berbahagia karna keImanan di hatinya..

Memantau besti

mari kita pantai bagaimana kehidupan bestii yang satu ini ... dengan segala tulisannya yang menyegarkan dengan tulisannya yang selelau memot...